DEKSURA merilis maxi-single terbaru mereka yang berjudul Beer dan Adrenalin / Pepat Tatawarna

DEKSURA
DEKSURA

Anak anak muda Indonesia emang sulit sekali untuk berhenti dalam berkarya, seperti band yang berasal dari Timur Jakarta yang menamakan diri mereka DEKSURA ini baru saja merilis Maxi Single terbaru mereka yaitu Beer dan Adrenalin / Pepat Tatawarna.

 

Band yang berdiri pada Maret 2015 ini terdiri dari Sulaeman (Vocal), Kahfi Yustami (Guitar), Dify Gumala (Guitar), Gerry Febrianto (Bass) dan Luthfi Ramadhan (Drum). Nama DEKSURA ini pun mereka klaim mengambil dari diksi di potongan salah satu puisi W. S Rendra. Dimana arti dari DEKSURA ini sendiri adalah “Kurang Ajar”.

 

Untuk Pepat Tatawarna sebenarnya sudah ditulis dari tahun 2015 silam, namun mereka baru mempunyai kesempatan untuk merekam pada tahun 2025 ini. Pepat Tatawarna juga menjadi ajang berekspresi mereka dalam mengungkapkan keresahan terhadap beberapa stasiun televisi pada saat itu yang selalu “ditumpangi” oleh para pemimpin dan petinggi partai yang memaksakan kehendaknya untuk masuk di dalam kanal berita dan iklan. Tentu saja lembaga sensor seperti KPI tidak luput dari sasaran keresahan DEKSURA ini.

 

Selain itu, Pepat Tatawarna juga diperuntukkan untuk mereka mereka yang percaya terhadap para influencer kekinian yang selalu membawa narasi pesanan dengan bermodalkan popularitas dengan alih alih percaya terhadap orang orang yang rela berdarah darah untuk disiplin ilmu yang hendak mereka kuasai.

 

Wahhh DEKSURA ini cukup kritis juga ya man teman 🙂

 

Untuk proses produksi maxi-single ini mereka kerjakan keseluruhannya di Menggaung Studio oleh Agung Triar terkecuali vocal dan drum mereka garap di Plug Sudio, Cibubur. Dan untuk proses mixing – mastering mereka percayakan kepada Ghiras Dhabith dan artwork oleh Rips.

 

Sekali lagi selamat untuk DEKSURA atas perilisan maxi-single kalian. Buat kalian yang mau mendengarkan karya mereka, langsung aja klik tombol dibawah ini.